Kartu Pos dari Jerman

Ingin coba mengikuti ajakan Mba El di  lamannya yang sedang menawarkan para blogger untuk membuat artikel tentang kartu pos. You know Pals, this is the first time I am contributing to the others’ Blogger event  and hopefully will get the present, yaitu dapat kartu pos dari Jerman (mupeng) Smile. Mari kita mulai:

Baca pos ini lebih lanjut

Mana yang didahulukan?

Semangat siang Pals.. Smile Kabar kalian semua pasti sebaik apa yang saya harapkan, Amien…

Semoga tidak basi jika diawal artikel ini saya menuliskan kalimat ini : ”Yang namanya SEHAT itu mahal Banget kalau sudah terasa sakit, SEHAT itu nikmat yang paling sering terlupakan maka jarang pula di Syukuri”  iya gak sih?  Ceritanyasi… saya baru saja diberi peringatan ni oleh Allah s.w.t dengan dititipi sakit, tapi Alhamdulillah sekarang sudah bisa beraktifitas kembali seperti sedia kala :-) 

Nah jika yang ini kejadiannya baru saja selesai saya lewati diruang makan kantor, singkat cerita; semua orang sudah medapatkan tempat duduk masing-masing termasuk saya dan makanan sudah terhidang dengan manisnya. Maka sebelum memualai menyantap bagi yang Muslim biasanya mengucapkan “Basmallah” dengan suara agak keras yang paling tidak terdengan oleh orang yang duduk disampingnya. Secara kebetulan yang duduk disamping saya adalah Pak Asep namanya, baru saja beliau selesai mengucap Basmalah… tiba tiba Bunyi nyaring lagu yang dipasang sebanagi ringtone panggilan di BB nya. Saya seketika tersenyum dan menebak-nebak dalam hati, Apa yang akan beliau dahulukan : menyuapkan makanan kedalam mulut atau mengangkat panggilan telphone tersebut ?  Dan semakin merasa puas karena tebakan saya jelas saja sangat akurat. Beliau menahan laju sendok yang sudah take off dari landasan meluncur menuju mulut Open-mouthed smile dan dengan tangan sebelah kirinya segera mengeluarkan BB dari saku. Tidak cukup samapai disana, beliau langsung menerima panggilan tersebut. Dari percakapan yang berhasil terdengar oleh saya [beliau tidak berajnak dari tempat duduk ya…. *jadi saya gak nguping Smile with tongue out] Itu panggilan berasal dari rekan kerja, soalnya saya tahu yang dibahas juga kerjaan Open-mouthed smile. Padahal itu waktu istirahat lho… plus sedang hendak makan pula, tapi tetap saja beliau masih memilih untuk mengankat telephone serta menunda untuk memulai menyuapkan makanan.

Nah Pals… jika kejadiann ini pada kalian semua, apa yang akan didahulukan?  

Desember–Januari ; Bulannya Menikah

Halo semua… Senyum  Apa kabar? Hadeuh…. akhirnya bisa juga sempet ada waktu dan ide untuk menuangkan pemikiran yang sudah sering kesendat-sendat ini. Sepertinya harus cari tips-tips menghilangkan malas menulis yang jitu dan mujarab nih, ada yang punya gak Temans ?

Okay, lest go bak to the topic. Akhir tahun kemarin hingga minggu ini adalah musimnya menikah (musim kawin) Senyum dengan mulut terbuka, entah sudah berapa orang teman saya yang menikah pada minggu-minggu ini. Bersyukur sih bisa lihat dan menjadi bagian dari kebahagiaan orang-orang terdekat yang kita kenal, tapi…. kantong ikut ludes juga Coy… Wek-Wek dan efek yang lebih parah adalah mempengaruhi psikologi dan kejiawaan saya dan beberapa teman yang kebetulan masih belum kepikiran untuk menikah dengan berbagai alasan seperti; karena masih dalam masa transisi (Baru bubaran/diputusin) dan ada juga karena memang belum berfikir kearah sana (ini sepertinya saya Senyum dengan mulut terbuka_). Efeknya adalah jika bertemu dan ngobrol, maka bahasannya tidak jauh dari topik kapan mau nikah, mau punya berapa anak dan kira-kira siapa yang mau jadi jodoh kita. Satu persatu di bahas mulai dari permintaan Ibu yang menginginkan istri dari anaknya berasal dari  suku (ras) yang sama (kasus teman saya), ada yang masih belum direstui oleh Ibunya karena alasan tatabusana dan lain sebagianya. Semakin banyak begadang membahas satu persatu teman yang sudah menikah, mulai dari teman yang sama sekali tidak pernah kita prediksi akan menikah lebih dulu, mengejutkan tiba-tiba bawa undangan dan mengatakan akan segera menikah, sungguh sangat diluar perkiraan dan memang misteri Tuhan Senyum,  kemudian teman yang selama ini terlihat selalu ragu dengan pasangan (calon istrinya) tiba-tiba berujar jika dalam satu minggu kedepan akan menikah, semuanya terkejut dan “sedikit” tak yakin atas keputusan berani yang telah Ia ambil. kejadian itu dalam bulan Desember berurutan hingga satu lagi minggu kemaren atasan saya di tempat kerja menikah, Hadoh… bener-benar bulan menikah kali ya ? Senyum dengan mulut terbuka 

 

Bagaimana dengan kalian Temans? apakah sibuk menghadiri resepsi pernikahan juga ? atau apa kesibukanmu di akhir tahun lalu dan di awal tahun ini ?