Detik berDetak

Ketika baru saja saya masuk di sekolah dasar dan mengenakan seragam putih merah, saya merasa bangga sudah bisa bersekolah. Namun tak lama berselang beberapa tahun saja, rasa bangga itu kian memudar dan timbul  asumsi pemikiran: “sepertinya memakai seragam putih biru lebih keren” dari pada sekedar jadi anak SD yang apa-apa serba gak boleh. Bayangan saya kitika sudah sekolah di tingkat pertaman (red SMP) nanti, akan bisa sekolah di luar kota, punya banyak teman, lebih banyak waktu luang untuk bermain dan bayangan-bayangan ke”indah”an lainnya yang begitu bertumpuk.

Baca pos ini lebih lanjut

Iklan