Dan Akhirnya

Hadeuh… padahal tau mengeluh itu tak boleh, padahal tau malas itu merugikan, padahal tau boros itu jelek. Tapi itulah manusia; alasan, berkilah dan mengikuti kehendak; selalu menjadi kekhasannya. *Jitak pake sandal :-p
Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Mungkin saatnya untuk Memilih

Sekarang saatnya menjadi pribadi yang berada pada kondisi “Hidup adalah menetapkan Pilihan”. Banyak alasan yang menjadi dasar kenapa harus memutuskan untuk berkata Ya atau Tidak atas sebuah kondisi yg harus dipilih. Kalau menurut pendapat pribadiku; menentukan pilihan lebih berat dari menjalani sebuah pilihan. Penentuan ini yang akan berakibat pada penyesalan atau kebanggaan pada akhirnya. Kondisi seperti ini akan selalu menghampiri setiap individu yang berusaha bergerak dan berupaya menjadikan dirinya lebih baik lagi, lagi dan lagi.  Aduhhh… ini lagi dalam kendaraan pulang dari tempat kerja, tiba-tiba kepikiran sebuah tawaran hal baru yang membuat saya tidak enak tidur tadi malam 😀
Jadi temans, apa pendapatmu jika mendengar kata “Tentukan Pilihanmu saat ini!”

Selamat sore,….

Desember–Januari ; Bulannya Menikah

Halo semua… Senyum  Apa kabar? Hadeuh…. akhirnya bisa juga sempet ada waktu dan ide untuk menuangkan pemikiran yang sudah sering kesendat-sendat ini. Sepertinya harus cari tips-tips menghilangkan malas menulis yang jitu dan mujarab nih, ada yang punya gak Temans ?

Okay, lest go bak to the topic. Akhir tahun kemarin hingga minggu ini adalah musimnya menikah (musim kawin) Senyum dengan mulut terbuka, entah sudah berapa orang teman saya yang menikah pada minggu-minggu ini. Bersyukur sih bisa lihat dan menjadi bagian dari kebahagiaan orang-orang terdekat yang kita kenal, tapi…. kantong ikut ludes juga Coy… Wek-Wek dan efek yang lebih parah adalah mempengaruhi psikologi dan kejiawaan saya dan beberapa teman yang kebetulan masih belum kepikiran untuk menikah dengan berbagai alasan seperti; karena masih dalam masa transisi (Baru bubaran/diputusin) dan ada juga karena memang belum berfikir kearah sana (ini sepertinya saya Senyum dengan mulut terbuka_). Efeknya adalah jika bertemu dan ngobrol, maka bahasannya tidak jauh dari topik kapan mau nikah, mau punya berapa anak dan kira-kira siapa yang mau jadi jodoh kita. Satu persatu di bahas mulai dari permintaan Ibu yang menginginkan istri dari anaknya berasal dari  suku (ras) yang sama (kasus teman saya), ada yang masih belum direstui oleh Ibunya karena alasan tatabusana dan lain sebagianya. Semakin banyak begadang membahas satu persatu teman yang sudah menikah, mulai dari teman yang sama sekali tidak pernah kita prediksi akan menikah lebih dulu, mengejutkan tiba-tiba bawa undangan dan mengatakan akan segera menikah, sungguh sangat diluar perkiraan dan memang misteri Tuhan Senyum,  kemudian teman yang selama ini terlihat selalu ragu dengan pasangan (calon istrinya) tiba-tiba berujar jika dalam satu minggu kedepan akan menikah, semuanya terkejut dan “sedikit” tak yakin atas keputusan berani yang telah Ia ambil. kejadian itu dalam bulan Desember berurutan hingga satu lagi minggu kemaren atasan saya di tempat kerja menikah, Hadoh… bener-benar bulan menikah kali ya ? Senyum dengan mulut terbuka 

 

Bagaimana dengan kalian Temans? apakah sibuk menghadiri resepsi pernikahan juga ? atau apa kesibukanmu di akhir tahun lalu dan di awal tahun ini ?

Jayapura; satu tahun yang lalu

Tidak terasa dua ribu tiga belas hendak berlari meninggalkan “almanak” yang menempel di dinding kamar dan telah setia selama satu tahun kebelakang menemani perjalanan kehidupan saya 😦 , tapi saya belum punya nih.. kalender tahun depan :-D. Ada yang mau berbagi kah ?  *cari geratongan.

Jika diulang dan mencoba mengingat apa yang telah terlewati setahun kebelakang, maka Jayapura menjadi kota yang memenuhi seluruh isi ingatan saya. Kota dengan seribu satu keindahan, dan kemajemukan suku bangsa dan ras, serta seribu satu permasalahan sosial serta seribu satu hal yang tak bisa difahami oleh logika saya 😀

Well… with regard i present the best moment as long i stayed at Jayapura :  

 

Nah.. Temans, bagaimana dengan setahun kebelakangmu ?

Akhir Pekan, yuk Refreshing … :-)

Halo semua… apa kabar kah ?

 

IMG_5861

Beberapa minggu yang lalu, saya berkesempatan bisa main ke gunung dan menemui sebuah air terjut di tengah hutang dengan pemandangan yang sangat menakjubkan. Bertempat di daerah Ci Dahu (Sukabumi) Jawa Barat, saya dan beberapa teman kuliah sengaja meluangkan waktu untuk pergi ke tempat yang bernuansa hijau dan segar, kalau selama ini selalu dan selalu pantai serta laut maka kali ini ingin merasakan atmospir hempasan zona alfa yang disuguhkan pepohonan di gunung dan hempasan air terjun yang mempesona.

IMG_5851

Perjalanan menuju titik air terjun benar-benar memerlukan perjuangan, menuruni bukti yang curam dan medan yang cukup sulit, kemudian istirahat sejenak pada jembatan babu dengan sunagi kecil yang begitu jernih, tak tega rasanya untuk sekedar buang air kecil di sunagi tersebut 🙂 (saking jarangnya saya liat air sunagi yang begitu jernih). Kemudian dilanjutkan menaiki bukti yang tidak kalah terjalnya, bukit yang berbaris berjejer dan kami harus istirahat untuk kesekian kalinya sebelum kemudian menuruni tebing untuk bisa sampai di titik air terjun.

IMG_5858 

IMG_5899

 

Rasanya seperti keitka sedang puasa dan mendengar kumandang Adzan magrib berbunyi, waw… sangat luar biasa. Air terjunnya gak terlalu tinggi paling hanya  tiga sampai empat meter saja, air nya cukup deras karena saat kami tiba sedang gerimis dan sepertinya di hulu sungai sudah sedang hujan sehingga volume debit air ( nyontek bahasa pelajaran Fisika 😀 ) bertambah.

Dengan segera kami melepaskan baju dan loncat ke air pada tatakan air terjeun tersebut, air nya begitu dingin, maen air beberapa menit saja kulit telapak tangan langsung keriput dan badan langsung gemeteran kedinginan. Beruntung kami membawa makana ringan, jadi bisa beristirahat sejenak sambil mengisi perut yang keroncongan dan menghangatkan kembali tubuh, setelah dirasa pulih kami mandi lagi dan tak lupa sedikit mengabadikan moment berharga yang penuh perjuangan tersebut.

IMG_5881

IMG_5897

Sungguh sayang karena kondisi alam sedang tidak bersahabat, meski belum puas kami bersegera naik dari air dan kembali menaiki bukit untuk menghindara adanya banjir rob karena hujan semakin deras. Lumayan capek dan melelahkan, tapi panorama yang disuguhkan sangat mempesona.

 

IMG_5910

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagaimana dengan Akhir Pekan kalian Temans ? Semoga sama menyenangkannya ya.. 🙂

Oleh-oleh

Banten - Indonesia

Banten – Indonesia

IMG_5566 IMG_5568

Rindu Kebiasaan ‘Lama’

Semakin dewasa harus menjadi semakin bijaksana. Semakin banyak kejadian yang telah dilalui dan terlewati (terlepas dengan sebuah kesuksesan atau kegagalan) maka semakin pula menjadikan pribadi yang tumbuh memiliki sikap mawas diri penuh ketelitian serta ketekunan. Dan satu lagi, semakin bertambah umur semakin banyak hal yang ditakuti, dihindari atau sebatas dikhawatirkan.

Menghindari hal-hal yang terakhir diatas, maka saya paksakan untuk tetap bisa menuli meski hanya satu atau dua paragraf dalam sehari, soalnya sudah banyak hal yang semakin hari semakin jarang dan bahkan tidak pernah dilakukan lagi.  Saya sudah tidak bisa lagi secara Regular baca buka, semakin berkurang waktu yang saya habiskan untuk olah raga. Paling tidak dua hal tersebut yang saat ini sangat saya rindukan. Rindu setengah mati main di toko buku seharian suntuk kemudian nonton di Theater dan diakhiri dengan pulang larut kerumah.

Fiuuhhhhh….. all my routine has changed. Tapi tetep bukan berarti menyesali yang sudah dan saat ini terjadi, hanya sedang beruasah mengingat hal-hal dimasa silam untuk bisa membangkitkan kembali semangat dan berharap bisa melakukan hal-hal baik tersebut. Hahaha…. jadi ketauan kan kalau saya males olah raga dan sangat jarang baca buku… dan bahkan sudah agak males nulis. 😦

image

Apa kabar Temans semua, bagaimana hari kalian ????

‘Lembur’ Mendadak padahal Weekend :-(

Sabtu kemaren, seperti biasa agenda kantor hanya: lari pagi dan meeting kordinasi semua divisi. Maka sudah banyak rencana sepulang kerja yang saya niatkan, dan puncaknya ada ajakan untuk ‘BukBer’ sesama angota kostan masa dimana kuliah dulu yang kami namai “KPK” (Kosatn Pinggir Kuburan) 😀 *lain waktu saya ceritakan tentang ini deh*, dah kebayang tuh selesai ‘BukBer’ bakal banyak becanda, ngobrol dan banyak hal yang lainnya yang akan kami kerjakan termasuk main PS dengan mempertandingkan klup bola jagoan asing-masing, dan sudah jelas pasti kami akan begadang semalaman. Karena moment tersebut sudah jarang ditambah pada bulan Ramadahan, akan semakin berkesan dan mengasyikan lah.

Tapi, apa yang terjadi Temans. Meeting yang agendanya hanya berakhir pada jam 12:00 tepat, molor hingga jam 13:00 dan masih banyak pekerjaan yang harus divisi saya kerjakan dan harus dilaporkan hari itu juga. *garuk2Jidat* “Gagal total rencana gue hari ini”. Ya sudahlah sekarang fokus pada kerjaan saja dan berharap bisa kelar tuh tugas sebelum waktu buka puasa dan saya masih bisa tetep ikut ‘BukBer’ mareng temen-temen ‘KPK’.

Entah hari itu gimana ceritanya, tiba-tiba pak Bos yang harus saya laporkan kerjaan kepadanya malah pergi makan siang diliar kantor hingga jam 15:00 tuh beliau belum juga balik kantor. Saya dan mikir “semoga tuh orang gak kelupaan, kalau ada karyawannya yang nungguin di kantor untuk ngasih laporan hasil kerja yang Ia minta tadi pas meeting” dan gak lucu aja kali ya, kalau sampai saya ditinggal karena beliau lupa. Bisa-bisa buka puasa di kantor nih, kalau begini ceritanya. Tapi syukurnya tak berapa lama kemudian tuh orang datang juga, dan segeralah saya (dan rekanan kerja) ke ruangan sang Bos untuk melaporkan dan mendiskusikan laporan. Baru membahas point pertama pada laporan tersebut (padahal tuh laporan berisikan lebih dari 50 point yang harus dibahas 😦 ) sudah mendapati ganjalan dengan berbagai pertanyaan yang membuat saya jengkel, soalnya sudah jelas tuh point gak perlu dipertanyakan sampai sedemikian rupa. Tapi ya… namanya juga Big Bos, beliau tetap minta bukti dan lain sebaginya yang akibatnya mengharuskan kami pergi untuk mendokumentasikan hal tersebut dalam bentuk fisik (baca:Foto). Waduh…. kami harus pergi ke WorkShop yang posisinya harus ditempuh pake kendaraan karena memang berbeda building dan berbeda komplek pula.

Singkat cerita, kami pergilah ke tuh tempat dan sepulangnya dari tempat tersebut ternyata tuh ruangan Big Bos sedang ada tamu, *waduh… alamat bakalan lama nunggu lagi nih* 😦 Semakin yakin aja nih, bakalan GaTot agenda sore untuk ‘Bukber’ bareng anak ‘KPK’.

Karena sudah jam sholat Ashar, maka rolling untuk sholat di lantai atas dan agar ketauan juga seandainya tuh tamu dah kelar maka kami bisa menerobos masuk ke ruangan Big Bos, lalu yang cepat-cepat pulang :-D. Dengan sangat mengejutkan, begitu tamu keluar tak lama Big Bos beserta ibu Dirut keluar dengan santai dan bertanya: “bagaimana, sudah selesai?, ya sudah hari Senin saja ya, sekarang kaliannya kasian mau buka puasa”. *Gubrakkkkkk…..* ternyata, saya kecewa pemirsa. *)semuanya pada tertawa sambil ngedumel :’Mimpi apa gue semalam, bisa dikerjain habis-habisan kaya gini” dan seperti biasa kalau saya hanya bisa tersenyum aja.

Maka segera saya pulang, dan Alhamdulillah meski ketinggalan acara persiapannya tapi masih bisa makan bareng anak-anak ‘KPK’ dan melanjutkan agenda hingga malam. so Happy… 🙂 Nah Temans, bagaimana dengan WeekEnd kalian ?

Hari ini, ada saja yang lucu |(ujian) saat Puasa

Hai… halo.. semua, ingin ku teriakan: “Selamat pagi Temans… kalian semua luar biasa…!!!” 🙂 😀 *Gaya pegang Mic ala Vocalist band :p

Hari kamis, sungguh menakjubkan. Bagaimana tidak, sudah up date status dengan PeDe di facebook kalau hari ini mendadak libur kerja (dapat info #BC dari HRD) 😀 Ehhhhhh….. tiba-tiba jam 06:16 sedang asyik-asyiknya lari pagi keliling komplek tempat tinggal dapat sms dari atasan yang menginstruksikan jika hari ini harus tetap masuk KERJA. Sontak aku membalas sms tersebut dengan gaya tulisan seolah gak yakin *bayangin tah, gimana gaya tulisannya?*. Karena masih jadi karyawan baru seumur jagung, ya wis lah…. manut sajoo. Sekarang tinggal berfikir bagaimana bisa mengejar jemputan yang akan pergi jam 07:30 tepat, padahal jarak tempuh rumah ke tuh tempat nongkrong kendaraan jemputan adalah satu jam dengan Bus ‘public transportation‘, padahal jarak ke rumah juga masih 10 menit dengan berlari tuh… *i am getting hectic NOW*. Dengan penuh semangat, saya lari kerumah dan segera berkemas kemudian paksa bangunkan teman yang baru mau berangkat kerja jam 07:30:”Man…!!! gue bakalan telat nih, buruan bangun. Anterin gue sampe jemputan“. Bersyukur punya banyak teman yang bisa bantu, singkat cerita selamatlah dari kejadian lucu yang pertama hari ini.

Diskusi kecil dan ketawa-ketiwi di mobil jemputan terjadi sesama teman karyawan yang juga mengalami hal tidak jauh berbeda dengan saya lah. Sesampainya di kantor, datanglah pihak direksi yang menginstruksikan agar kami segera mengosongkan ruang kerja, dan hari ini harusnya LIBUR…, mulai tuh pertanyaan-pertanyaan aneh kembali berkicau dari mulut teman-teman yang sudah kelewat jengkel dengan informasi yang sipang siur seperti ini. Dan tau gak, saya cuma bisa diem aja, tarik nafas panjang dari idung dan keluarkan pelan-pelan dari mulut, huahhhhhhh……*Gaya atlet Yoga :-D*. Maka diputuskan untuk pulang, dan aku naiki lagi lah tuh mobil jemputan dan bilang sama pak Sopir untuk segera anterin saya kembali ke “Bogor (kota)”. Sudah sapai di gerbang tol, pak Sopir mendapati telpon diperintahkan untuk kembali ke kantor. Dan sekali lagi saya tarik nafas panjang “gusfarba…..”:p. Sesampainya kembali ke kantor, dengan nada tegas dan kesal orang HRD bilang, hari ini masuk kerja seperti biasa. Waduhhhhhhhhhhh…… bagai mana ini teh?…!!!!!.

Sampai saat ini masih belum jelas saya harus mengerjakan apa di laptop, lah wong atasan saya sudah pulang duluan. *mending saya ngisi blog dengan coretan ini, iya gak temans ?* Minta dukungan 😀

Bagaimana dengan hari Kamis mu Temans, semoga tetap lancar dan semangat ya… Cayooo…!!!!!  |Edisi:*SentulCity.

Pak POS kok gitu sih ?

Huak……. *teriak sambil lari.

Apa kabar semuanya ? semoga pada sehat dan lancar menjalankan aktivitas ibadah Shaum Ramadhan nya (bagi yg melaksanakan). Sudah sangat lama semenjak kepindahan dari Jayapura kembali ke Kota Hujan saya belom ada kesempatan untuk menghidupkan ini Blog 😦 *tau sendiri lah, begitu banyak hal yang harus di bereskan dan di urus 😀

Dan di saat waktu luang jam istirahat siang hari ini saya paksakan untuk melihat-lihat dan berusaha menceritakan kejadian yang baru saja terjadi. Jadi begini kejadiannya: Pertanggal 04 Juni 2013 masa aktif KTP saya sudah tidak berlaku (kadaluarsa), tapi untungnya ketika Agustus tahun lalu saya sudah membuat E-KTP dengan sedikit bantuan dari sang Ayah. Maka saya berusaha tanya sama Ayah di kampung, apakah e-ktp saya sudah bisa dipergunakan (sudah jadi), dan beruntungnya sudah jadi meski kata si Ayah harus aktifasi ulang di kantor kecamatan oleh yang bersangkutan. Jelas saja saya tidak bisa karena kebetulan sudah sibuk kerja, dengan pertimbangan daripada saya cuma berpegan pada ktp yang sudah tidak aktif dengan keberadaan saya di kota yang bukan daerah asal saya, maka saya paksa dan putuskan untuk minta tolong sama Ayah untuk segera kirim tuh e-ktp yang sudah ada tanpa harus diaktifasi terlebih dahulu dengan menggunakan jasa pak POS :-), *karena baru ada POS jasa pengiriman di tingkat kecamatan kampungku (mengharukan…).

Tapi sayang seribu kali sayang, pak POS yang menjanjikan kiriman tersebut akan sampai di alamat saya di Bogor dengan durasi waktu hanya tiga – emapt hari, setelah hampir satu minggu belum tiba juga, maka aku coba minta no resi pengiriman ke si Ayah dengan tujuan akan dicoba untuk di cek keberadaanya di website laman resmi POS. Jelas saja ternyata paket kiriman si Ayah di tahan di kantor POS kabupaten Bogor dengan alasan alamat tidak lengkap. Maka inisiatif aku mendatangi tuh kantor POS, tapi sangat kecewa petugas POS menjelaskan bahwa paket kiriman tersebut sudah di KEMBALIKAN   ke alamat asal. Dengan nada agak sewot saya bertanya: “Kan itu ada nomor hadphone yang bisa dihubungi Mba?, kenapa gk di telphone dahulu baru di kembalikan ke alamat asal?”. Karena sedang puasa dan malas berdebat saya mengiyakan dan pulang dengan tanpa kejelasan dari kantor POS kabupaten. Dan kembali coba menghubungi Ayah agar kapan-kapan coba cek di kantor POS jika paket kirimannya dikembalikan kesna. Jelas saja si Ayah juga tidak kaget karena sudah mendapat pesan singkat dari kantor POS tentang hal tersebut dengan alasan alamat tidak lengkap. Bahkan si Ayah sempat mempertanyakan: “kok bisa sih ngasih alamat gak pake kecamatan dan kode pos?”. Saya jawab aja maaf karena dalam hati saya juga sebenernya tidak tahu kode pos sama kecamatan tempat dimana saat ini aku tinggal di Bogor :p *ToyorPakeSandal 😀

Sampai saat ini masih gak tau dimana keberadaan tuh paket kiriman berisi e-ktp yang Ayah saya kirimkan pake jasa POS. Dan saat ini saya masih memegang ktp non aktif :-D. ….. Selamat beristirahat siang ya Temans, Semangattt…!!!