Desember–Januari ; Bulannya Menikah

Halo semua… Senyum  Apa kabar? Hadeuh…. akhirnya bisa juga sempet ada waktu dan ide untuk menuangkan pemikiran yang sudah sering kesendat-sendat ini. Sepertinya harus cari tips-tips menghilangkan malas menulis yang jitu dan mujarab nih, ada yang punya gak Temans ?

Okay, lest go bak to the topic. Akhir tahun kemarin hingga minggu ini adalah musimnya menikah (musim kawin) Senyum dengan mulut terbuka, entah sudah berapa orang teman saya yang menikah pada minggu-minggu ini. Bersyukur sih bisa lihat dan menjadi bagian dari kebahagiaan orang-orang terdekat yang kita kenal, tapi…. kantong ikut ludes juga Coy… Wek-Wek dan efek yang lebih parah adalah mempengaruhi psikologi dan kejiawaan saya dan beberapa teman yang kebetulan masih belum kepikiran untuk menikah dengan berbagai alasan seperti; karena masih dalam masa transisi (Baru bubaran/diputusin) dan ada juga karena memang belum berfikir kearah sana (ini sepertinya saya Senyum dengan mulut terbuka_). Efeknya adalah jika bertemu dan ngobrol, maka bahasannya tidak jauh dari topik kapan mau nikah, mau punya berapa anak dan kira-kira siapa yang mau jadi jodoh kita. Satu persatu di bahas mulai dari permintaan Ibu yang menginginkan istri dari anaknya berasal dari  suku (ras) yang sama (kasus teman saya), ada yang masih belum direstui oleh Ibunya karena alasan tatabusana dan lain sebagianya. Semakin banyak begadang membahas satu persatu teman yang sudah menikah, mulai dari teman yang sama sekali tidak pernah kita prediksi akan menikah lebih dulu, mengejutkan tiba-tiba bawa undangan dan mengatakan akan segera menikah, sungguh sangat diluar perkiraan dan memang misteri Tuhan Senyum,  kemudian teman yang selama ini terlihat selalu ragu dengan pasangan (calon istrinya) tiba-tiba berujar jika dalam satu minggu kedepan akan menikah, semuanya terkejut dan “sedikit” tak yakin atas keputusan berani yang telah Ia ambil. kejadian itu dalam bulan Desember berurutan hingga satu lagi minggu kemaren atasan saya di tempat kerja menikah, Hadoh… bener-benar bulan menikah kali ya ? Senyum dengan mulut terbuka 

 

Bagaimana dengan kalian Temans? apakah sibuk menghadiri resepsi pernikahan juga ? atau apa kesibukanmu di akhir tahun lalu dan di awal tahun ini ?

Perihal Sarip Hamid
Seorang yang sejak lama telah belajar menjadi manusia, menjelajahi samudera kehidupan dengan modal keberanian, keyakinan, dan kesabaran. Maka ia pun menemukan apa yang menjadi sebuah motto kehidupan; Think Globally, Act Locally and Keep Originally.

10 Responses to Desember–Januari ; Bulannya Menikah

  1. lazione budy mengatakan:

    bukan Desemebr -Januarinya tapi penanggalan Jawa pasca 1 suro.

  2. Ina mengatakan:

    masih rame tuh kondangan…. ampe hari ini. piye uangnya tinggal berapa perlu ditransfer haha…
    segera memilih deh sampeyan…

  3. Fieni mengatakan:

    kalo dapet pertanyaan kapan nikah bisauker sama voucher undian berhadiah, mungkin saya udah dapet kulkas sepuluh pintu,hahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: