Rasa Tak Jelas (kecewa)

Ada sedikit goresan di lubuk sanubari yang terdalam
Terasa perih merambat menyelisir di setiap relung hati
Ketika ku suguhkan hal yang tak bisa kau hargai
Disaat langkahmu tetap tertitih-titih tanpa menghiraukan seruanku
Menuju hal yang menjadi pilihan hatimu
Dengan mengorbankan semua hal yang akan aku berikan kepadamu
Bahkan waktu sesaatpun seperti sungkan kau luangkan
Sebenarnya siapa yang pernah meminta waktu untuk bersama?
Lalu siapa juga yang ternyata merasa tak punya waktu luang untuk bersama?
Sejujurnya telah aku luangkan waktu untuk bisa bersamamu
Namun kenyataannya kau jualah yang tak mau meluangkan waktu itu
Sebenarnya kau anggap aku ini apa?
Ketika kau merasa butuh, aku berusaha untuk menyampaikan kau kepada apa yang menjadi kebutuhanmu
Namun serasa kau tak pernah cukup akan semua itu
Aku kira kau masih menganggap aku seperti yang waktu itu sikapmu tunjukan
Prioritas, kesopanan dan kelembutan juga tanggungjawab yang begitu indah kau tampakan
Tuturkata dan sikap yang menarik juga selalu kau ekspresikan
Namun terasa begitu berbeda dengan saat ini
Acuh tak acuh kurasakan sikapmu atas setiap ucapku dan watak dalam setiap sifat dan sikapku
Hingga terasa kian jelas perbedaan yang menjadi pemisah antara kita
Harapanku kian memudar dan membias
Sepudar mentari menjelang sinag
Dan sebias fajar menjelang naik ke tengah bagian hari
Masih pantaskah aku pertahankan semua harapan dan perasaan dalam angan ini?

Bogor, 22 Agustus 2010
Anak Selanegara

Perihal Sarip Hamid
Seorang yang sejak lama telah belajar menjadi manusia, menjelajahi samudera kehidupan dengan modal keberanian, keyakinan, dan kesabaran. Maka ia pun menemukan apa yang menjadi sebuah motto kehidupan; Think Globally, Act Locally and Keep Originally.

4 Responses to Rasa Tak Jelas (kecewa)

  1. yunie mengatakan:

    heeemmm… kayake kisah pribadi nich… soale tertanggal 22 Agustus 2010, emang gak enak sich klo d cuekin apalagi klo gak d hargai😀

    • sarip2hamid mengatakan:

      Wehhhhhh….Bener banget Bak, dan ini sedikit terinspirasi dari kisah pribadi (tidak semua lah, he..he.:-) )
      dan memang terasa nyaman ketika ada orang yang mau berusaha memahami apa yang sedang terjadi dalam sanubari, Thanks Bak Yunie.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: